RUBIK KESEHATAN RSUD KANUJOSO BALIKPAPAN

 

Muntah sangat sering dijumpai pada anak-anak kita terutama pada bayi. Sehari-hari hanya sebagian kecil saja memang muntah yang bermasalah bedah, sehingga pengobatnya harus dilakukan dengan pembedahan. Untuk orang tua terutama ibu, harus bisa memahami arti muntah yang bermakna bedah dan tidak panik tetapi harus waspada. Dalam bedah anak sering dikaitkan penyakit tertentu dengan usia anak atau bayi, sehingga kita bisa mencurigai letak kelainannya.

Muntah sebagai pengeluaran isi lambung melalui mulut, hal ini terjadi bila lambung terisi penuh oleh cairan dan makanan padat melebihi kapasitas lambung dan terdapat hambatan pengeluaran “pintu keluar lambung” (gastric outlet) menuju usus dua belas jari. Akibatnya isi lambung terlempar keluar melalui mulut dengan mekanisme kerja otot lambung secara refleks.

 

Gejala yang paling sering, umumnya didahului Nausea, yaitu perasaan tidak enak dan penuh disekitar ulu hati, kadang-kadang disertai adanya keringat dingin,  denyut nadi meningkat dan banyak keluar ludah. Gejala lainnya adalah Retching yaitu kontraksi (kerja) otot lambung yang kuat dan dibawah sadar untuk muntah, seperti reaksi muntah tetapi tidak ada isi lambung.

Jenis muntah yang bermakna bedah :

  • Muntah yang keluar berwarna hijau mengandung cairan empedu, artinya dicurigai adanya hambatan usus dibagian bawah muara saluran empedu.
  • Muntah proyektil, bila isi lambung terlempar atau menyemprot keluar. Bila tidak berwarna hijau muntah berasal dari lambung atau kerongkongan.
  • Muntah persisten, bila muntah terus menerus.
  • Muntah darah, muntah yang dicurigai adanya perdarahan aktif dan banyak, yang tidak bisa dihentikan dengan obat-obatan.
  • Muntah dengan penurunan berat badan, karena yang dikeluarkan lebih banyak dari pada cairan atau makanan yang masuk.
  • Muntah dengan sakit perut, dan berulang.

 

Gejala dan tanda menyertai muntah,

  • Kembung sebatas bagian atas perut, dicurigai adanya sumbatan setinggi “pintu keluar lambung”, atau usus halus bagian atas. Muntah putih bila sumbatan setinggi “pintu keluar lambung” atau usus dua belas jari sebelum muara saluran empedu. Sedangkan muntah hijau berarti adanya sumbatan bagian bawah muara empedu.
  • Kembung seluruh perut, dicurigai adanya sumbatan bagian bawah usus atau lebih rendah lagi. Muntah akan terjadi setelah kembung, muntah mula-mula air, kemudian berwarna hijau dan kuning feses.
  • Kembung disertai peradangan dinding perut, bengkak, kemerahan, khususnya di punggung, kelamin dan tali pusat. Muntah dapat hijau atau putih bergantung pada letak kelainan bedah.
  • Serangan rasa sakit, jelas pada bayi dan anak, neonates akan lethargi (lesu/lemah) bila terdapat sumbatan yang menyebabkan usus membusuk, seperti pada kelainan perputaran usus disertai usus terpuntir, atau peradangan usus yang berat pada bayi baru lahir.

Serangan muntah hilang timbul atau terus menerus akibat gangguan sumbatan usus dengan atau tanpa proses kerusakan usus. Muntah bersamaan sakit merupakan muntah reflektoris, khusus saat lambung penuh terisi makan atau minum. Muntah neonatus, bayi dan anak, berhubungan dengan kelainan saluran pencernan yang  luas, karena hampir semua kelainan pencernaan dimulai dan diakhiri muntah. Untuk menentukan penyebab muntah, selain dengan wawancara dokter yang teliti, juga dilakukan pemeriksaan jasmani yang seksama. Sering dibutuhkan pemeriksaan untuk membantu mencari sebab penyakitnya.

Segera bawa anak ke rumah sakit terdekat, pertolongan pertama adalah dipasang selang dari mulut atau hidung ke lambung, untuk mengeluarkan muntahan dan udara di lambung, sehingga mengurangi kembung dan pendorongan ke paru-paru, menghindari muntahan terisap kejalan pernapasan. Juga sekaligus bisa menentukan isi dan warna cairan lambung, dan bisa menghitung jumlah cairan yang keluar.

Penatalaksanaan selanjutnya sangat tergantung penyebab muntah, sumbatan usus total atau sebagian, adanya kebuntuan (atresia), penyempitan (stenosis) atau puntiran usus (volvulus), hernia atau penyakit usus masuk ke usus (invaginasi), dan jepitan hernia. Bisa juga karena sumbatan akibat tidak adanya persyarafan usus pada penyakit Hisrchsprung, atau karena proses peradangan perut (peritonitis).

Untuk itu sebagai orang tua, kita harus waspada khususnya terhadap bayi baru lahir, selain masih adaptasi terhadap lingkungan. Muntah juga bisa menyebabkan hal-hal yang sederhana seperti tersedak, yang akan menyebabkan masalah menjadi fatal. Hanya sebagian kecil muntah pada bayi dan anak diakhiri dengan pembedahan.

 

dr iman

dr. Iman Martafani, SpBA (Spesialis Bedah Anak di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan)